Test

Test

Iklan

DroneDefender, Senjata Baru Untuk Lumpuhkan Drone

DroneDefender, Senjata Baru Untuk Lumpuhkan Drone

Penggunan drone yang semakin marak dan semakin banyak jenis drone membuat kekhawatiran berbagai pihak, tak terkecuali pemerintah Amerika Serikat. Kekhawatiran pemerintah AS bukan tanpa alasan, karena belakangan ini marak penyalahgunaan drone yang dilakukan orang-orang tak bertanggung jawab. Untuk itu, kini militer AS memperkenalkan sebuah senjata baru untuk melumpuhkan drone.

DroneDefender

Senjata pelumpuh drone ini bernama DroneDefender yang mampu melumpuhkan drone dari jarak jauh. Berbeda dengan senjata tembakan pada umumnya, DroneDefender tidak melontarkan pluru untuk melumpuhkan drone, melainkan memancarkan gelombang radio khusus.

Gelombang radio yang dipancarkan DroneDefender mampu merusak sistem elektronik pada drone. Ketika sistem elektronik kacau, maka drone akan langsung lumpuh dan seketika jatuh. Senjata ini mampu melumpuhkan drone hingga jarak 400 meter, serta memiliki bentuk yang ringkas seperti senjata biasa pada umumnya.

DroneDefender 1

Gelombang radio yang dipancarkan senjata ini mengincar sistem navigasi dan ISM yang ada pada drone, yang membuat pengguna tidak dapat lagi mengendalikan drone karena sistem tersebut telah dikacaukan. Rencananya, DroneDefender ini bakal didistribusikan pemerintah AS pada instansi vital, seperti kantor kedutaan, kantor-kantor pemerintahan, dan tak lupa juga penjara serta angkatan militer

Drone Ini Mampu Bangun Jembatan Untuk Manusia

Penggunaan drone sekarang ini sudah bersifat universal, tidak hanya sekadar untuk alat mata-mata, sekarang drone juga sudah menjadi hobi bagi sebagian orang. Namun, ternyata drone juga dapat membantu manusia dalam berbagai hal, salah satunya adalah membangun jembatan.

Seperti drone yang satu ini, dikutip dari The Verge, Selasa (22/9/2015), terdapat sebuah video yang diunggah melalui situs berbagi video milik Google, YouTube, yang menampilkan bagaimana sebuah drone membangun jembatan, dan dapat digunakan oleh manusia.

drone-0

Video ini diunggah oleh Federico Augugliaro, seorang peneliti yang sudah lama melakukan penelitian terhadap drone yang dapat membuat jembatan ini. Dalam video yang diunggahnya, terdapat 3 buah drone, yang satu membangun dasar pondasi bagian bawah jembatan tersebut, dan 2 lainnya membangun bentuk jembatan, di ruangan berukuran 10x10x10 meter.

Jembatan yang dibuat oleh drone ini berbasis sebuah tali kuat yang dapat menahan beban manusia saat digunakannya. Disebutkan juga bahwa dalam ruangan tersebut, terdapat sebuah sistem dengan tingkat presisi tinggi yang dapat menangkap gerakan dari drone itu. Selain itu juga adanya jaringan nirkabel, dan perangkat lunak yang telah dimodifikasi, sehingga dapat menjalankan algoritma untuk pengendalian dan estimasi dari gerakan-gerakan dari drone tersebut.

Drone pada video ini dilengkapi dengan kemampuan sama seperti yang disebutkan di atas. Dengan sistem komputasi yang telah dimodifikasi ini, drone ini dapat membangun sebuah jembatan secara otomatis. Drone tersebut dibekali dengan kumparan bermotor, serta tabung plastik yang digunakan untuk tempat tali Dynemaa. Tali Dynemaa ini disinyalir memiliki kekuatan yang hampir sama dengan tali baja

DMM Ciptakan Robot Yang Dapat Menari Layaknya Girl Band

DMM Ciptakan Robot Yang Dapat Menari Layaknya Girl Band

Keberadaan robot di kehidupan manusia sepertinya memang bukan mimpi lagi. Sudah banyak inovasi-inovasi yang dilakukan oleh berbagai perusahaan dalam menciptakan robot, yang digunakan untuk membantu pekerjaan manusia. Seperti salah satunya adalah robot Pepper buatan Jepang, yang mana dapat berinteraksi dengan manusia.

Namun kini tidak hanya robot Pepper yang hadir untuk menghibur manusia, ada juga robot yang dapat menari dengan lincah. Dikutip dari Engadget, Rabu (21/10/2015), sebuah perusahaan asal Jepang, DMM kabarnya tengah menciptakan sebuah robot yang dapat menari layaknya bintang girl band.

robot-nari

Robot yang didandani layaknya anggota girl band ini tidak kalah lincah dengan gerakan tarian para anggota girl band. Robot dari DMM ini ditanami kecerdasan buatan yang dapat mengenali lagu sehingga robot ini dapat menari sesuai lagu yang didengarnya.

Tidak hanya itu, DMM juga melengkapi aksesoris tambahan yang berbentuk 3 dimensi. Sehingga Anda dapat mendadani penampilan robot ini kian menarik. Menariknya, robot ini akan disandingkan dengan beberapa girl band asal Jepang dalam waktu dekat.

Bagi yang ingin memiliki hiburan tersendiri di rumah, robot ini nampaknya sangat cocok sebagai hiburan karena performanya. Untuk membawanya pulang, robot ini diberi label harga sebesar 138.000 Yen atau sekitar 16 juta Rupiah, dan akan tersedia pada 29 Oktober mendatang.

MSI WS60, Laptop Workstation dengan Berat Kurang Dari 2 Kilogram

Laptop dengan performa sangar kebanyakan memiliki berat di atas laptop pada umumnya. Selain karena komponen yang ada di dalamnya, terdapat juga sistem pendingin untuk membuang panas agar laptop tersebut tidak mengalami overheat. Seperti halnya dengan laptop kelas workstation yang penggunaanya meliputi desain grafis atau untuk mengolah objek 3 dimensi.

msi-ws60-0

Namun pemikiran tersebut nampaknya harus terbantahkan karena salah satu produsen laptop ternama, MSI, memperkenalkan laptop workstation dengan berat yang tidak mencapai 2 kilogram, atau tepatnya 1,9 kilogram. Dikutip dari Liliputing, Sabtu (24/10/2015), MSI kali ini perkenalkan MSI WS60 yang merupakan laptop workkstation.

Untuk spesifikasinya, tentu laptop dengan label workstation dibekali dengan hardware kelas atas. Begitu juga pada MSI WS60 ini yang dibekali dengan prosesor Intel generasi ke-6 Skylake Core i7 6700HQ atau Intel Xeon E3-15005M. RAM yang dapat dipasang pada laptop ini sebesar 32GB dengan jenis DDR4 yang lebih hemat daya dibanding dengan DDR3. Serta terdapat pengolah grafis kelas atas, Nvidia Quadro yang siap diajak bekerja berat.

Layar yang diusung seluas 15,6 inci dengan resolusi Full HD 1920×1080 piksel untuk yang menggunakan prosesor Intel Core i7 6700HQ, dan resolusi Ultra HD alias 4K 3840×2160 piksel untuk yang berbasis Intel Xeon E3-15005M.

MSI WS60 juga mendukung penggunaan SSD berjenis slot M.2 SATA atau penggunaan hard disk konvensional 2,5 inci. Pada bagian sisinya dilengkapi dengan port HDMI yang mampu menampilkan hingga 2 layar beresolusi 4K, port mini display, port Gigabit Ethernet, slot pembaca kartu memori berjenis SD, sebuah USB 3 tipe C, 3 buah port USB 3.0, dan 2 port USB 2.0. Masalah koneksi, MSI WS60 dipersenjatai dengan WiFi 802.11 ac dan Bluetooth 4.1.

Soal harga tentunya laptop sekelas workstation tidak ada yang murah karena selain jeroan yang ditawarkan, MSI WS60 ini juga memiliki berat yang ringan dan juga dimensi yang lumayan tipis, hanya 0,8 inci atau sekitar 3 cm kurang. Diperkirakan MSI WS60 ini dipatok dengan harga mulai dari 2.000 USD atau kisaran 27 juta Rupiah

Spesifikasi dan Harga JXD Singularity S192, Tablet Gaming Berbekal Prosesor Nvidia

Akhir-akhir ini bisa kita lihat bahwa pasar global sedang dibanjiri oleh merek-merek pendatang baru untuk pasar smartphone. Namun ternyata hal tersebut tidak menyurutkan produsen tablet untuk ikut bersaing.

JXD, merek yang terkenal akan perangkat gaming-nya yang berbasis Android, kini meluncurkan produk terbarunya. Dikutip dari Liliputing, Minggu (4/10/2015), tablet JXD ini dilengkapi dengan berbagai tombol layaknya pada perangkat konsol. Sebut saja 2 buah analog di sisi kanan dan kiri, tombol navigasi, serta tombol aksi.

jxd-s192-0

Untuk spesifikasiya, tablet ini mengusung layar seluas 7 inci dengan resolusi Full HD 1920×1080.  JXD kali ini menanamkan prosesor besutan Nvidia, Tegra K1, yang mana diklaim mampu menjalankan game dengan kualitas grafis yang menjanjikan di perangkat tablet milik mereka ini. RAM pada JXD Singularity S192 ini sebesar 2GB untu menjalankan berbagai macam game yang dipasang pada tablet gaming ini.

jxd-s192-01

Meskipun tujuan utama adalah gaming, JXD Singularity S192 ini tetap dibekali dengan kamera sebesar 13 megapiksel untuk bagian belakang, dan 5 megapiksel untuk bagian depannya. Tidak ketinggalan juga WiFi 802.11 ac dual band dan Bluetooth 4.0 ditanamkan pada tablet ini. Soal suara, tablet ini dipasangi speaker stereo, yang dapat menghasilkan kualitas suara lebih baik daripada speaker biasa. Untuk menopang segala aktifitas gaming, JXD Singularity S192 ini dipasang baterai berkapasitas 10.000mAh yang mampu bertahan selama 11 jam untuk memutar video non-stop/

Harga yang dipatok JXD untuk dapat meminang JXD Singularity S192 ini mirip dengan produk dari Nvidia Shield Tablet, atau sekitar 5.8 juta Rupiah.

Blu Studio Energy, Smartphone dengan Daya Tahan Hingga 4 Hari

Blu Studio Energy, Smartphone dengan Daya Tahan Hingga 4 Hari

Blu, salah satu merek baru yang terjun ke dunia smartphone Android ini nampaknya sedang berusaha menggaet para pecinta gadget. Pasalnya setelah merilis smartphone 6 inci-nya, Blu Pure XL, kini perusahaan yang berbasis di Florida, Amerika Serikat ini merilis 2 jajaran smartphone baru.

Dikutip dari Mobile Burn, Senin (19/10/2015), Blu kali ini merilis sebuah smartphone dengan seri Blu Studio Energy 2 dan Blu Studio Energy X. Lalu apa yang spesial dari smartphone ini? Sebelum kita membahas apa yang menarik, ada baiknya kita lihat dulu spesifikasi dari kedua smartphone dari Blu ini.

blu-studio-energy

Untuk seri Blu Studio Energy 2, smartphone ini bekali dengan layar seluas 5 inci dengan resolusi HD 1280×720. Terdapat juga SoC dari MediaTek dengan 4 inti yang berkecepatan 1.3GHz dan RAM sebesar 1.5GB. Untuk media penyimpanannya, memori berkapasitas 16GB turut serta ditanamkan pada Blu Studio Energy 2. Tentunya kapasitas memori ini dapat ditambah dengan adanya slot micro SD pada smartphone ini. Sedangkan sisi fotografi, Blu menanamkan kamera 8 megapiksel untuk bagian belakang, dan 5 megapiksel untuk kamera depannya.

Nah apa yang spesial dari Blu Studio Energy 2 ini? Smartphone ini dibekali dengan kapasitas baterai yang terbilang sangat besar, yaitu sebesar 5.000mAh. Menurut Blu, dengan kapasitas sebesar itu smartphone ini dapat bertahan hingga 4 hari. Namun ada syaratnya nih, maksud dari dapat bertahan selama 4 hari apabila smartphone ini digunakan untuk penggunaan normal, seperti berkirim pesan, telepon, dan media sosial ala kadarnya.

Lalu yang satu lagi ada Blu Studio Energy X yang berada satu tingkat di bawah kakaknya tadi. Untuk spesifikasinya, smartphone ini tidak jauh berbeda dengan Blu Studio Energy 2. Hanya saja yang membedakannya adalah kapasitas internal yang lebih kecil, sebesar 8GB, kamera depan hanya 2 megapiksel, RAM sebesar 1GB, serta kapasitas baterai 4.000mAh. Keduanya sudah mendukung sistem operasi Android 5.1 Lollipop dan jaringan super cepat 4G LTE.

Tentunya kedua smartphone ini bukan ditujukan untuk aktifitas yang berat mengingat spesifikasi yang diusung keduanya bisa dibilang biasa saja. Namun bagi yang butuh akan ketahanan yang lama, smartphone kakak beradik ini layak jadi bahan pertimbangan.

Soal harga, Blu Studio Energy 2 dibanderol dengan harga 2.5 juta Rupiah, sedangkan adiknya, Blu Studio Energy X dipatok dengan harga 1.5 juta Rupiah. Sayangnya keduanya hanya tersedia di wilayah Amerika Serikat saja.

Asisten Virtual Milik Facebook Sedang Dalam Tahap Pengujian

Asisten Virtual Milik Facebook Sedang Dalam Tahap Pengujian

Beberapa bulan terakhir ini memang sempat ada bocoran yang beredar mengenai layanan baru Facebook yang disebut Facebook M. Facebook M sendiri merupakan layanan asisten digital yang tertanam pada aplikasi Facebook Messenger. Facebook M bertugas untuk membantu memutuskan balasan terbaik kepada pengguna.

(Kredit: cbc)
(Kredit: cbc)

Layanan Artificial Intelligence(AI) atau kecerdasan buatan ini sedang diuji oleh para kontraktor dari perusahaan sosial media terbesar itu. “Hari ini kami telah mulai menguji layanan baru yang disebut M. M adalah personal digital assistant dalam aplikasi Facebook Messenger yang melengkapi tugas dan menemukan informasi atas nama Anda. Ini didukung oleh kecerdasan buatan yang terlatih dan diawasi oleh orang-orang,” ungkap VP produk messaging Facebook, David Marcus dalam sebuah kiriman melalui akun Facebook resminya, seperti yang diwartakan IBTimes, Sabtu (17/10/2015).

Meski telah melakukan pengujian sistem pada layanan terbarunya, perusahaan yang bermarkas di Menlo Park ini belum mengungkapkan kemampuan Facebook M. Sedangkan pengujian asistem digital ini dilakukan dengan menyediakannya layanan ini kepada sejumlah orang yang ada di San Fransisco.

Sementara itu, menurut Quartz, tim yang menguji Facebook M adalah BuzzFedd Alex Kantrowits, yang mengungkapkan bahwa asisten vitrual itu sangat mengesankan, karena dapat mengkombinasikan informasi berdasarkan beberapa permintaan.

Kecerdasan Buatan yang dikembangkan untuk Facebook M menggunakan informasi implisit yang dapat mengenali bahasa alami atau bahasa sehari-hari manusia. Meskipun begitu, masih ditemui beberapa kasus permintaan yang direspon sangat lama, hal ini wajar karena Facebook M sendiri masih dalam tahap pengembangan.

Sistem yang diimplementasikan Facebook pada layanan asisten digitalnya itu disebut ‘deep learning’ yang mampu digunakan untk mengenali pola dalam data yang berjumlah sangat besar. Dalam kasus M, kecerdasan buatan sebagian berasal dari manusia itu sendiri yang melatih dan merekam setiap langkah-langkah yang kemudian dapat menjadi sebuah respon.

Langkah-langkah yang sudah direkam akan digunakan dalam algoritma deep learning untuk membantu menemukan pola yang dapat menentukan sebuah keputusan, tanpa ada campur tangan dari manusia/pengguna. Lebih lanjut, pihak Facebook akan mempekerjakan ribuan kontraktor untuk melatih kecerdasan buatan Facebook M agar dapat segera diluncurkan.

SanDisk Diakuisisi Western Digital Dengan Harga 257 Triliun Rupiah

Salah satu produsen kartu memori untuk perangkat elektronik, SanDisk, kini telah dibeli oleh perusahaan raksasa yang bergerak di bidang penyimpanan untuk perangkat komputer, Western Digital.

Dikutip dari USA Today, Kamis (22/10/2015), kesepakatan ini berlaku dengan dengan nilai per sahamnya sebesar 86,50 USD, yang mana merupakan 15% dari harga sebelum penutupan pada pasar modal. Sehingga nilai total akusisi mencapai sekitar 257 triliun Rupiah. Dengan begini, dua raksasa dibidang penyimpanan data untuk perangkat elektronik ini akan bersaing dengan perushaan lain semacam Hitachi, Samsung, dan Seagate.

wd-sandisk

SanDisk sendiri merupakan sebuah perusahaan yang awalnya bernama SunDisk. 7 tahun kemudian berganti nama menjadi SanDisk dan produk-produknya terkenal di kalangan para pengguna perangkat elektronik seperti smartphone dan kamera digital.

Sedangkan Western Digital sendiri adalah perusahaan yang sudah lebih dari 40 tahun terjun di bidang perangkat penyimpanan untuk komputer dan telah merilis banyak produk, seperti hard disk untuk perangkat komputer dan laptop.

Untuk posisinya sendiri, Steve Milligan akan tetap menjabat sebagai CEO Western Digital. Sedangkan CEO dari SanDisk, Sanjay Mehrotra diperkirakan juga akan ikut bergabung bersama Western Digital dalam melangkah bersama.

CEO Western Digital, Milligan mengatakan bahwa dengan bergabungnya dua perusahaan besar di bidang penyimpanan data, dapat menghasilkan peluang dalam perkembangan teknologi penyimpanan yang semakin cepat. Tidak hanya itu, gabungan kedua perusahaan ini memungkinkan Western Digital untuk mentargetkan ke pasar mobile yang mana sedang marak berkembang.